Warta Jawa – Deklarasi Pers 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers untuk menegaskan kembali peran strategis media di tengah tantangan yang semakin kompleks. Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026, para pemangku kepentingan pers menyuarakan komitmen bersama untuk memperkuat profesionalisme, independensi, dan keberlanjutan industri media nasional.

Melalui Deklarasi Pers 2026, insan pers menyampaikan bahwa dunia jurnalistik masih menghadapi berbagai persoalan strategis. Tantangan tersebut meliputi tekanan ekonomi media, disrupsi digital, serta perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat. Media harus beradaptasi cepat agar tetap relevan tanpa mengorbankan etika dan kualitas jurnalistik.
Baca Juga : Wali Kota Pasuruan Lepas Manasik 269 Calon Jemaah Haji 2026, Tekankan Kesiapan Fisik Ekstra
Para peserta HPN menekankan pentingnya perlindungan terhadap jurnalis. Insan pers menilai kebebasan pers harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan wartawan di lapangan. Kekerasan, intimidasi, dan kriminalisasi terhadap jurnalis masih sering terjadi dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Deklarasi Pers 2026 juga menyoroti tantangan di era teknologi digital dan kecerdasan buatan. Perusahaan media menghadapi persaingan ketat dengan platform digital global yang memanfaatkan konten jurnalistik tanpa imbal balik yang adil. Insan pers mendorong regulasi yang melindungi hak cipta dan keberlanjutan ekonomi media nasional.
Selain itu, deklarasi ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi jurnalis. Dunia pers membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, kritis, dan berintegritas. Organisasi pers berkomitmen meningkatkan kualitas pelatihan dan sertifikasi wartawan agar mampu menjawab tuntutan zaman.
Pemerintah dan pemangku kepentingan lain diminta mendukung ekosistem pers yang sehat. Dukungan kebijakan, infrastruktur digital, dan iklim usaha yang adil menjadi faktor penting bagi keberlangsungan media. Dengan kolaborasi yang kuat, pers dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara optimal.
Deklarasi Pers 2026 menegaskan bahwa pers tetap menjadi pilar demokrasi. Insan pers berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Dengan menghadapi persoalan strategis secara kolektif, pers nasional diharapkan mampu bertahan dan berkembang di masa depan.











